Subang, – Pergantian kepemimpinan di tubuh Tentara Nasional Indonesia (TNI) bukan hanya soal alih tugas dan tanggung jawab, melainkan juga kelanjutan komitmen menjaga pertahanan wilayah secara kolaboratif. Hal ini tercermin dalam acara Pisah Sambut Komandan Kodim 0605/Subang yang digelar di Aula Pemkab Subang, Selasa malam, 2 Juli 2025.
Acara ini menjadi simbol penting kelanjutan sinergi antara TNI dengan unsur Pemerintah Daerah dan Forkopimda Subang dalam menjaga keamanan, stabilitas, dan ketahanan sosial masyarakat. Letkol Inf Ahmad Zaki resmi mengakhiri masa tugasnya di Subang setelah mengabdi selama lebih dari setahun.
Dalam sambutannya, Zaki menekankan pentingnya membangun komunikasi yang solid antarlembaga sebagai fondasi menciptakan daerah yang aman dan kondusif. “Subang punya potensi besar, baik dari sisi ekonomi, infrastruktur, maupun sosial. Saya yakin stabilitas yang terjaga selama ini adalah buah dari kolaborasi kuat antar unsur Forkopimda,” ujar Zaki.
Letkol Zaki kini menjabat sebagai Pabandya Analisa Evaluasi Operasi di Mabes TNI AD. Ia pun menitipkan keberlanjutan sinergi itu kepada penerusnya, Letkol Czi Asep Saepudin yang siap mengambil tongkat komando Kodim 0605/Subang.
Letkol Asep dalam sambutannya menyampaikan komitmen untuk melanjutkan arah kebijakan dan pendekatan kolaboratif yang telah dibangun oleh pendahulunya. “Bagi kami di TNI, keamanan wilayah bukan hanya tugas militer, tapi perlu keterlibatan semua unsur, dari pemimpin daerah sampai elemen masyarakat. Kami siap melanjutkan dan memperkuat kolaborasi ini,” tegasnya.
Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita BR, atau Kang Rey, menekankan bahwa peran Kodim sebagai garda pertahanan terdepan di daerah sangat krusial dalam konteks pembangunan. “Subang ke depan akan semakin strategis. Kalau tidak dijaga bersama, kita akan tertinggal. Maka sinergi Forkopimda harus diperkuat. Saya menyambut Dandim baru dengan penuh semangat untuk sama-sama membangun Subang,” ucapnya.
Kang Rey juga menaruh harapan besar terhadap kelanjutan sinergi Kodim dengan Pemkab dalam menjaga ketahanan masyarakat dari berbagai sisi, mulai dari pertahanan wilayah, penanganan bencana, hingga kedisiplinan sosial di masa pascapandemi.
Acara pisah sambut ini turut dihadiri jajaran Forkopimda, Wakil Bupati Subang, Sekda, Ketua DPRD, tokoh masyarakat, hingga unsur TNI dan Polri.
Selain menjadi ruang silaturahmi, kegiatan ini juga memperlihatkan kekuatan relasi antarlembaga dalam menjaga Subang tetap stabil di tengah dinamika nasional dan global. (Pen)